16 Makanan Tradisional Singapura
16 Makanan Tradisional Singapura
1. Laksa Singapura
Laksa Singapura mirip dengan makanan khas Sumatera Utara. Terinspirasi dari hidangan khas warga Tionghoa yang tinggal di daerah Katong, laksa khas Singapura menghadirkan mie, kerang, udang, perkedel ikan, kacang yang dicampur dengan kuah santan berwarna merah. Tempat terbaik menikmati laksa khas Singapura ini adalah di Laksa Katong, yang beralamat di 53 E Coast Rd, Singapura 428771.
2. Ice Kachang
Ice Kachang ini memiliki tampilan penuh warna, manis dan menyegarkan, es serut ini memiliki tekstur yang halus dan lembut dengan aneka topping seperti jelly, kolang kaling, kacang merah dan jagung. Ingin memiliki cita rasa yang lebih nikmat, kamu bisa mencari pedagang yang menambahkan es krim sebagai tambahan topping.
3. Kari Kepala Ikan
Kari kepala ikan adalah hidangan dalam masakan Indonesia, Singapura, dan Malaysia dengan asal-usul India. Kari ini biasanya disajikan dengan nasi atau roti, bahkan sebagai hidangan bersama.
4. Hokkien Prawn Mee
Hokkien Prawn Mee atau mi hokkien merupakan makanan yang berasal dari Indonesia, Malaysia, dan Singapura yang aslinya adalah hidangan Tionghoa. Umumnya, hidangan ini terdiri dari mi telur dan mie nasi yang digoreng dengan telur, irisan daging babi untuk di Indonesia biasa diganti dengan daging ayam atau daging sapi dan udang, serta cumi-cumi, disajikan dan dihiasi dengan sayuran, saus sambal, dan jeruk nipis.
5. Chili Crab
Chili Crab atau kepiting cabai adalah sebuah hidangan makanan laut Singapura. Kepiting lumpur umum dipakai dan ditumis dengan saus berbahan dasar cabai dan tombat semi-kental, manis dan asam. Hidangan tersebut masuk pada peringkat 35 pada daftar 30 makanan paling lezat di dunia yang dikompilasikan oleh CNN Go pada 2011.
6. Nasi Ayam Hainan
Nasi Ayam Hainan merupakan masakan Tionghoa yang sering dikaitkan dengan masakan Malaysia atau Singapura, dan juga ditemui di negara tetangga Thailand, serta juga di wilayah Hainan, Tiongkok. Nasi ayam Hainam yang dinamakan demikian karena berasal dari tradisi seni memasak Hainan dan penerapannya oleh populasi orang Tionghoa perantauan suku Hainan dalam kawasan Nanyang, versi makanan ini yang didapati di Malaysia dan Singapura menggabungkan unsur-unsur masakan Hainan dan Kanton ditambah lagi dengan citarasa masakan di Asia Tenggara.
7. Kaya Toast
Roti kaya bakar adalah camilan dari Singapura. Roti bakar kaya disiapkan dengan serikaya, taburan gula, santan, telur, pandan, dan kadang-kadang margarin atau mentega. Hidangan ini biasanya disajikan pada roti panggang, dan juga kadang-kadang pada kerupuk. Makanan ini dianggap sebagai sarapan utama, dan tetap populer di Singapura dan seluruh wilayah. Hidangan ini kadang-kadang dicelupkan ke dalam telur setengah matang.
8. Fried Carrot Cake
Dari Namanya,kamu mungkin menebak roti ini terbuat dari wortel. Padahal, bahan utamanya adalah lobak putih. Terdapat dua varian, yaitu fried carrot cake hitam, dengan saus hitam caramel, dan fried carrot cake putih, dengan telur yang digoreng garing hingga warnanya berubah menjadi keemasan. Kamu harus mencobanya.
9. Rojak Singapura
Rojak Singapura ini adalah campuran buah dan sayuran gurih seperti timun, nanas, lobak, tauge, kangkung, mangga muda, jambu air yang belum matang, tahu panggang, dan stik adonan goreng, yang disiram dengan saus hitam dari terasi yang difermentasi, jeruk nipis, gula, dan sambal, dan ditaburi kacang cincang serta bunga jahe wangi untuk sensasi pedas menghasilkan citarasa manis, asam, pedas yang menggugah selera.
10. Roti Prata
Roti prata atau roti canai (atau Roti maryam) adalah sejenis roti pipih (flatbread) dengan pengaruh India yang dapat ditemukan di beberapa negara di Asia Tenggara, antara lain Brunei, Indonesia, Malaysia dan Singapura. Roti ini bisa ditemukan di gerai mamak di Malaysia atau di rumah makan Aceh dan Sumatra Barat di Indonesia. Di Singapura, roti seperti ini dinamai roti parhata. Bentuk dan bahannya mirip dengan kerala porotta. Roti ini sangat pipih karena dibuat dengan cara diputar hingga tipis, kemudian dilipat dan dipanggang dengan minyak, atau bisa pula dengan menebarkan adonan setipis mungkin di atas panggangan.
11. Nasi Lemak
Nasi lemak adalah jenis makanan khas suku Melayu yang lazim ditemukan di Malaysia di mana hidangan ini dianggap sebagai salah satu hidangan nasionalnya,[6] dan Indonesia, khususnya di Riau, Kepulauan Riau dan Sumatera Utara. Hidangan ini pun dapat ditemukan di Singapura dan Brunei. Makanan ini biasanya dihidangkan untuk sarapan pagi.
12. Bak Kut Teh
Bak kut teh atau rou gu cha adalah satu lagi makanan yang lahir dari budaya Tionghoa di Malaysia. Orang Tiongkok daratan dan Taiwan sepertinya tidak mengenal bak kut teh. Banyak yang mengatakan Bak kut teh lahir di Port Klang Malaysia di awal abad 20. Akan tetapi kesahihan data ini masih diperdebatkan. Di Indonesia, Bak kut teh juga telah populer dalam kalangan Tionghoa di Kepulauan Riau karena lokasinya yang dekat dengan Malaysia.
13. Bubur Kodok
Swike atau Swikee adalah Masakan Tionghoa Indonesia yang terbuat dari paha kodok. Hidangan ini dapat ditemukan dalam bentuk sup, digoreng kering, atau ditumis. Aslinya hidangan ini berasal dari pengaruh masakan Tionghoa yang masuk ke Indonesia. Istilah "swikee" berasal dari dialek Hokkian sui (air) dan ke (ayam), yang merupakan slang atau penghalusan untuk menyebut kodok sebagai "ayam air". Makanan ini biasanya dikaitkan dengan daerah Purwodadi.[Bahan utama hidangan ini adalah kaki kodok (umumnya dari "kodok hijau" atau "kodok ijo". dengan bumbu bawang putih, jahe, dan tauco, garam, dan lada. Dihidangkan dengan taburan bawang putih goreng dan daun seledri di atasnya, swike biasanya disajikan dengan nasi putih.
14. Popiah
Popiah adalah lumpia khas Singapura. Berisikan sayuran, buncis, dan campuran daging cincang, popiah termasuk salah satu jajanan yang populer di Singapura serta sering disajikan sebagai hidangan santai di rumah.
15. Char Kway Teow
Char kway teow adalah varian kwetiau goreng yang populer di Indonesia, Singapura, dan Malaysia. Kuetiaw digoreng di atas wajan berapi besar bersama tauge, kucai, udang, kerang, dan telur. Sebagai tambahan sering dimasukkan sosis Cina atau bakso ikan. Bumbunya adalah bawang putih, kecap ikan, sambal, dan kecap manis.
16. Mee Siam
Mee siam adalah hidangan bihun tipis dengan rasa panas, manis dan asam, berasal dari Penang tetapi populer di kalangan komunitas Melayu dan Peranakan di seluruh Semenanjung Malaysia dan Singapura, meskipun hidangan tersebut disebut "mie siam" dalam bahasa Melayu dan dengan demikian tampak seperti mie siam. terinspirasi atau diadaptasi dari rasa Thailand ketika Thailand dulu dikenal sebagai Siam. Mee siam berkerabat dengan kerabu bee hoon meskipun ada perbedaan yang signifikan pada resepnya

















Komentar
Posting Komentar