15 Makanan Tradisional Turki

 15 Makanan Tradisional Turki


1. Manti  

Manti adalah jenis pangsit yang populer di sebagian besar hidangan Turk, serta dalam masakan Kaukasus Selatan, Asia Tengah, Afghanistan, Balkan, Yahudi Bukharan, Muslim Tiongkok. Saat ini, manti juga dikonsumsi di seluruh Rusia dan negara-negara pasca-Soviet lainnya, di mana hidangan menyebar dari republik-republik Asia Tengah. Pangsit biasanya terdiri dari campuran daging berbumbu, biasanya domba atau sapi giling dalam bungkus adonan dan direbus atau dikukus. Ukuran dan bentuk sangat bervariasi tergantung pada lokasi geografis. Manti menyerupai jiaozi dan bakpao, mandu Korea, buuz Mongolia dan momo Tibet dan nama piringannya serumpun dengan mandu Korea, mantou Tiongkok dan manju Jepang, meskipun rekan-rekan Tiongkok dan Jepang merujuk pada hidangan yang berbeda.


2. Dondurma  

Dondurma adalah sebuah es krim mastic khas Turki. Hidangan tersebut mirip dengan hidangan penutup booza khas Suriah. Dondurma biasanya berbahan krim, krim kocok, salep, mastic, dan gula. Es krim tersebut diyakini berasal dari kota dan kawasan Maraş dan sehingga juga dikenal sebagai es krim Maraş.


3. Baklava  

Baklava adalah sejenis makanan ringan di kawasan Turki dan daerah-daerah tempat mantan kekuasaan Kesultanan Utsmaniyah. Makanan ini terdiri dari kacang walnut atau pistache yang dicincang dan diberi pemanis (gula atau madu) dan dibungkus adonan roti tipis. Baklava sendiri sudah sangat lama didokumentasikan. Salah satu bukti tertua ialah resep baklava di dalam sebuah buku resep dari abad ke-14 yang ditemukan di Tiongkok. Dalam buku resep ini baklava disebut güllach.


4. Simit  

Di Turki makanan ini juga dikenal dengan Simit, tetapi donat dan simit ini ternyata berbeda, mulai dari ukuran tekstur dan rasanya beserta toppingnya. Cara pembuatannya pun sangat berbeda dengan donat, adonan yang sudah kalis tidak langsung digoreng atau dipanggang, tetapi dicampurkan dengan sirup buah. Setelah beberapa waktu tertentu baru mulai adonan tiu dipanggang bersama dengan taburan wijen. Banyak yang mengatakan bahwa makanan ini enak dan juga bikin nagih. Biasanya, simit tersaji untuk sarapan, bersama teh, atau minuman yogurt. Selain itu, pada umumnya, simit ini akan disajikan dengan sayuran segar, buah-buahan dan keju.


5. Kofte  

Kofte ini biasa diolah menggunakan daging ayam, sapi atau kambing digiling. Namun, bentuknya berbeda dengan bakso. Kofte ini bentuknya mirip seperti patty yang berukuran kecil. Proses makanannya juga berbeda karena tidak merebus dagingnya namun memanggang dagingnya. Oleh sebab itu, aromanya lebih kuat dan rasanya menjadi lebih gurih. Kofte merupakanan hidangan yang cukup fleksibel. Jika kamu harus makan nasi, kamu bisa menghidangkan kofte dengan nasi. Namun, biasanya penduduk Turki akan menyajikannya bersama tori pita dan saus yogurt yang sedikit asam.


6. Kebab  

Kebab terdiri dari daging yang dipotong atau digiling, terkadang dengan sayuran, dan berbagai pelengkap lainnya sesuai dengan resep tertentu. Meskipun kebab biasanya dimasak dengan tusuk sate di atas api, beberapa hidangan kebab dipanggang dalam wajan di dalam oven atau disiapkan sebagai rebusan seperti tas kebab. Daging tradisional untuk kebab paling sering adalah daging kambing atau domba, tetapi resep daerah mungkin termasuk daging sapi, kambing, ayam, ikan, dan terkadang babi karena larangan agama.


7. Pide  

Pide merupakan makanan yang merupai pizza dengan topping yang bervariasi. Bahkan makanan ini mendapat julukan sebagai pizza Turki. Namun berbeda dengan pizza pada umumnya yang berbentuk bulat, pide ini merupakan makanan yang berbentuk unik yaitu dilipat dan memanjang sehingga berbentuk seperti daun. Pide ini merupakan roti pipih yang dipanggang didalam oven dengan proses memasak tradisional menggunakan kayu bakar. Pide juga dilengkapi dengan berbagai topping mulai dari telur, daging domba cincang, partami, sayuran dan keju.


8. Turk Kahvesi  

Turk Kahvesi adalah minuman kopi yang dibuat dengan menghancurkan biji kopi di dalam lesung dan menggunakan alu ataupun menggiling biji kopi tersebut hingga halus dengan gilingan kopi yang disebut kahve değirmeni. Biji kopi yang digunakan untuk membuat kopi Turki harus digiling hingga menjadi sangat halus. Gilingan kopi khusus digunakan untuk membuat minuman ini karena pada umumnya gilingan kopi biasa tidak dapat menggiling biji kopi sehalus gilingan kopi dari Turki. Panci yang digunakan untuk memasak kopi Turki juga berbeda dari panci umumnya. Panci ini disebut dengan cezve dan memiliki pegangan yang panjang untuk mencegah agar tangan tidak terkena panas. Kopi Turki dihidangkan menggunakan cangkir yang dinamakan fincan.


9. Falafel  

Falafel adalah sebuah makanan Timur Tengah. Makanan ini dibuat dari kacang Arab yang digiling dan kemudian dipadatkan dan dibuat bola-bola kecil lalu digoreng menggunakan minyak panas. Falafel biasanya disajikan di dalam sebuah roti pipih mirip pita yang disebut lafa. Di banyak negara, falafel dijual sebagai makanan siap saji yang populer. Bola-bola falafel biasa ditambahi dengan selada, asinan dan acar sayuran serta saus pedas. Pada bulan Ramadan, falafel sering dimakan sebagai hidangan buka puasa.


10. Kue Kamir  

Kamir, terkadang ditulis Khamir, adalah makanan khas Pemalang asal negara Arab. Kue ini terbuat dari adonan terigu, mentega, dan telur, terkadang dicampur dengan bahan seperti pisang ambon atau tape. Kamir ada dua jenis, yaitu kamir beras dan kamir terigu. Dipasaran kota Pemalang lebih banyak kamir terigu karena yang tahan lama sedangkan kamir beras hanya berdasarkan pesanan. Beberapa orang menyebutnya dengan nama Samir.


11. Sujuk   

Turki sendiri merupakan negara yang mayoritas agamanya adalah Islam, dengan begitu tentunya Turki memiliki makanan khas yang dijadikan sebagai makanan wajib berbuka puasa. Sujuk adalah makanan khas Turki yang terbuat dari sosis yang dimasak tanpa minyak. Tidak hanya sebagai makanan berbuka, makanan ini juga biasa disajikan sebagai sarapan. Makanan ini akan disajikan dengan roti, keju, telur rebus, tomat, timun, dan zaitun. Sosisnya sendiri merupakan olahan dari campuran daging sapi giling, bawang bombay, jintan, sumac, garam dan merica.


12. Gozleme  

Jika di Indonesia ada martabak, maka di Turki ada makanan yang menyerupai martabak yang bernama gozleme. Makanan ini merupakan roti epet yang digunakan sebagai pembungkus isian dengan cara dibentuk seperti gulungan. Untuk isiannya sendiri bisa berupa cokelat, keju, telur, jamur, sayuran dan daging. Makanan ini biasanya cocok dimakan bersama minuman hangat atau es.


13. Kokoretsi  

Kokoretsi adalah hidangan Balkan dan Asia Kecil, terdiri dari usus domba atau kambing yang dililit jeroan, termasuk roti manis, hati, paru-paru, atau ginjal, dan biasanya dipanggang; varian terdiri dari jeroan cincang yang dimasak di atas wajan. Usus domba menyusui lebih disukai.


14. Souvlaki  

Souvlakia adalah makanan cepat saji asal Yunani yang terdiri dari potongan-potongan kecil dari daging, yang terkadang disertai juga dengan sayuran yang dipanggang dengan tusuk sate. Souvlaki biasanya disajian dalam roti panggang, atau dibalut dalam roti pita dengan hiasan dan saus, atau disajikan pula dalam piring pada sebuah makan malam, yang sering kali disertai dengan kentang goreng. Di Yunani dan Siprus daging babi biasa digunakan dalam pengolahan Souvlaki. Selain itu, biasanya menggunakan ayam, daging sapi, dan daging domba. Di negara lainnya (khususnya bagi para pelancong), souvlaki dibuat dengan menggunakan daging domba, ayam, dan ikan todak.


15. Hummus  

Hummus adalah hidangan khas Levant (Negeri Syam) berupa bubur, saus cocol, atau semacam selai gurih yang dibuat dari kacang Arab giling yang dicampur tahini (wijen giling), minyak zaitun, sari perasan limau, garam dan bawang putih. Kini hidangan ini populer di seantero Timur Tengah, termasuk Turki, dan Afrika Utara.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

16 Makanan Tradisional Singapura

15 Makanan Tradisional Nigeria

15 Makanan Tradisional Polandia